Showing posts with label TEKNIK MESIN. Show all posts
Showing posts with label TEKNIK MESIN. Show all posts

Monday, 30 April 2018

TEKNIK ULIR


Hallo sahabat Teknik apa kabar semua ?? semoga semua tetap sehat, rajin belajar dan tetap semangat belajar, terutama dalam hal teknik.

Baiklah, tentu kawan semua sudah familiar dengan gambar diatas ya??
betul.... itu gambar BOLT (Baut) dan NUT (Mur). apakah kawan semua pernah memikirkan bagaimana cara membuatnya??  kawan semua bisa coba mengintip pada link ini https://www.youtube.com.

nah itu adalah sedikit gambaran saja, kali ini saya bukan untuk membahas bagaimana cara membuat ulir, tapi saya akan membahas macam macam jenis ulir sesuai standart internasional (SI). untuk ulir sendiri tergolong dari berbagai bentuk, untuk lebih mudahnya kita sebut sesuai bentuknya saja

1. ULIR LANCIP/ SEGITIGA
2. ULIR KOTAK/ SEGI EMPAT
3. ULIR TRAPESIUM
4. ULIR GANDA/ MULTISTART/ MAJEMUK/ SIWAR
5. ULIR TANDUK/ PAYUNG/ BUTTRESS
6. ULIR BULAT/ ROUND
7. ULIR BOLA/ BALL
8. ULIR ACME

Sejatinya dari berbagai bentuk ulir masih terbagi menjadi beberapa satuan, kita mulai dari Ulir Lancip/ Segitiga. Ulir ini sangat mudah di jumpai di pasaran, dan banyak di gunakan untuk keperluan yang mendasar.

untuk Ulir Segitiga terbagi  menjadi beberapa standart, antara lain

1.1 Ulir Metris/ Metric Standart Thread

seperti ini penampakanya
Ulir ini menggunakan standart satuan milimeter (mm)  berbentuk segitiga pada setiap pitch nya dengan sudut puncak 60 derajat (bisa lihat gambar) pada umumnya Ulir ini disebut dengan simbol ''M'' misal M10 x 1,5 yang artinya diameter 10mm dengan jarak tiap pitch 1,5mm

1.2 Ulir Withworth/ BSW British Standart Withworth

inilah gambaranya 
berbeda dari ulir metris, ulir ini menggunakan satuan Inch'' dan dengan sudut pitch yang lebih gemuk dengan puncak 55 derajat. biasa disebut dengan simbol ''W'' kita ambil contoh W 1'' x 8, yang artinya diameter 1'' dan tiap inch nya terdapat 8 thread/ ulir. semoga bisa di pahami ya...☺☺

mungkin ini bisa jadi acuan


1.3 Ulir Pipa/ BSP British Standart Pipe

Ulir yang ini dapat kita temui pada sambungan sambungan pipa besi, ulir ini juga menggunakan satuan inch dan umumnya di simbolkan dengan  ''R'' misalnya R 2'' yang artinya ulir pada pipa diameter 2''

sedikit unik dan beda dari ulir lainya, karena ulir ini di buat dengan bentuk tirus/ taper pada diameter ujungnya, seperti di bawah inilah wujudnya


yups... di buat taper/ tirus pada ujungnya tujuanya adalah tidak adanya kebocoran saat di aplikasikan dalam penyambungan.

1.4 Ulir UNF/ Unifield Fine Thread

Tidak terlalu banyak penjelasan dari ulir ini, kalau lebih di pahami sejatinya ulir ini adalah paduan dari ulir Metric dan ulir BSW. kenapa demikian??
ya,, karena ulir ini mempunyai puncak sudut 60 derajat pada pitch nya, sama seperti matric, tapi menggunakan satuan inch seperti BSW.
dalam penyebutanya ulir ini menggunakan ''UNF'' misal UNF 1'' x 9 yang artinya diameter 1'' dengan jumlah pitch 9 pada setiap inch nya
sedikit informasi,, bahwa di negara kita ulir ini sangat jarang di jumpai. kalaupun ada biasanya pada produk produk/ perkakas buatan Amerika Serikat dan Kanada.

1.5 Ulir UNC/ Unifield Coarse Thread

Saya tidak akan banyak cerita dari Ulir ini, karena Ulir ini adalah versi kasar dari ulir UNF. yang artinya pitch setiap inch nya lebih sedikit dari ulir UNF, penyebutanya adalah ''UNC'' contoh UNC 1'' x 9. sama seperti UNF satuan yang di gunakan juga inch dan di negara kita Ulir ini juga sangat jarang di aplikasikan.

2. Ulir Kotak/ Segi Empat

Disebut ulir kotak/ segi empat karena ulirnya berbentuk kotak/ segi empat artinya puncak ulir btidak berbentuk lancip, tapi tumpul rata.
biar nggak penasaran boleh lihat gambar dibawah

Image result for ulir segi empat seperti itulah wujudnya.
di buat demikian karena biasanya digunakan untuk keperluan yang berat atau beban berat misalnya untuk membuka-tutup pintu bendungan, gandengan truk, srew pada ragum dan masih banyak lagi.
sama seperti ulir segitiga/ lancip, disini juga terbagi mencadi beberapa standart, sesuai kebutuhan dan permintaan. misal standart METRIC ataupun BSW.

barangkali ini yang teman teman cari

 


3. Ulir Trapesium/ Trapezium Thread

Pernahkah kawan kawan lihat Ulir seperti ini?? 
Image result for ulir trapesiumatau mungkin seperti ini??
Image result for ulir trapesiumYaps sesuai bentuknya Ulir Trapesium atau Trapezium Thread bisa kawan jumpai pada penggerak eretan dan juga leadscrew Mesin Bubut, dan Mesin Milling/ Frais di mana tempat kawan semua belajar.

sama juga dengan ulir segi empat/ kotak. disimbolkan dengan ''Tr'' disini menggunakan satuan ''mm''. kita ambil contoh dari Tr 20 x 4. yang artinya Ulir dengan diameter 20mm dan jarak pitch 4mm

atau kawan semua bisa mengacu pada tabel dibawah

4. Ulir Ganda/ Majemuk/ Multistart/ Siwar

Menurut saya ini adalah bentuk ulir yang paling unik, kawan kawan bisa perhatikan gambar dibawah ini

Yaa.. di sebut ganda atau majemuk atau multistart karena ulir ini mempunyai lebih dari satu awalan/ start. artinya ada lebih dari satu alur ulir dalam satu Bolt atau Nut.
tujuan dari penciptaan ulir seperti ini karena di butuhkan kecepatan dalam membuka ataupun menutup suatu bidang.
bentuk profil menyesuaikan kebutuhan, bisa segitiga, segi empat/ kotak, trapesium, bola.dll
Standart thread nya pun juga menyesuaikan permintaan. bisa Metric, BSW, NPT ataupun UNC

5. Ulir Tanduk/ Payung/ Buttress

Berbentuk segitiga tapi bukan sama kaki, kalau menurut saya cenderung seperti payung yang di kembangkan. seperti inilah kira kira 

 

atau kawan kawan semuanya bisa menjumpai pada penutup pasta gigi atau pada botol minyak seperti gambar ini


''MAAF YA,,, TERPAKSA MENYEBUTKAN MERK''

Untuk standartnya bisa menggunkan standart Metric ataupun BSW sesuai kebutuhan dan permintaan.


6. Ulir Bulat/ Round



Bisa menggunakan standart metric ataupun BSW pada ulir ini, seperti itulah bentuk dan wujudnya. berbentuk setengah lingkar pada diameter luar dan setengah lingkar pada diameter dalam.
sangat jarang di jumpai, tapi biasanya yang berhubungan sistem transmisi akan menggunakan ulir ini.

7. Ulir Bola/ Ball

Seperti diatas adalah gambar jenis Ulir Bola/ Ball Thread. atau kawan kawan bisa menjumpai dengan mudah pada sebuah skrup.
bisa kawan kawan perhatikan skrup yang ada di sekitar, atau pada gambar di bawah ini.

di rancang dengan diameter dalam berbentuk bola/ setengah lingkar dan puncak diameter luar yang meruncing dengan sudut 30 derajat, di tujukan agar tidak ada kelonggaran saat di aplikasikan. jika pada peralatan yang lebih berat bisa di jumpai pada penggerak mesin CNC, karena memang di sana dibutuhkan mekanisme yang presisi dan hampir tidak ada kelonggaran.

8. Ulir Acme

Adalah sama dengan Ulir Trapesium, yang membedakan adalah standart satuanya. kalau pada ulir trapesium menggunakan satuan ''mm'' maka pada ulir acme menggunakan satuan ''inch''


itu dia ulir acme, atau kawan kawan bisa lihat ini

 kawan kawan bisa menemukan ulir tersebut pada leadscrew Mesin Bubut.

OK... sepertinya Cerita saya sudah cukup panjang lebar pada postingan kali ini. dan saya yakin masih banyak yang kurang dari apa yang saya ceritakan. sekiranya kawan kawan ada koreksi boleh corat coret pada kolom komentar, demi lebih baiknya di masa yang akan datang.

AMBIL YANG BERMANFAAT TINGGALAKAN YANG TIDAK BERMANFAAT

SAMPAI JUMPA PADA POSTINGAN SELANJUTNYA



Saturday, 30 April 2016

Teknik Mesin Bubut

Hallo sahabat teknik. apa kabar kalian semua?

masih pada suka baca2 artikel teknik mesin? semoga masih suka dan nggak bosan baca2, belajar dan terus belajar.

ya sudah, langsung saja ke tema kali ini. setelah saya tulis tentang teknik milling dasar disini http://pintarteknikmesin.blogspot.co.id/ kali saya tulis sedikit liputan (kyk stasiun tv saja) :D tentang mesin Bubut.

Saya yakin sudah pada tau lah... itu kan dunia kalian, lhah trus kenapa di tulis lagi kalau sudah pada tau. hehehe... 
ini dia penampakan mesin Bubut sederhana


pada dasarnya mesin ini di gunakan untuk mengerjakan benda kerja yang berbentuk bulat, lingkaran, silinder. dimana dalam penggunaanya penentuan RPM harus sangat diperhatikan.

selain untuk mengerjakan benda kerja dg bentuk silinder lurus, mesin ini sangat mungkin untuk mengerjakan bentuk silinder tirus seperti ini


dimana rumusnya adalah

 
selain untuk mengerjakan bentuk tirus seperti penampakan diatas, mesin ini juga sangat mungkin untuk mengerjakan/ membuat ulir. 
 
untuk teknik pembuatan ulir akan saya share video langsung saja pada postingan yg akan datang. biar lebih mudah di pahami. 
untuk pengerjaan pada mesin bubut sendiri membutuhkan alat penunjang lainya, yaitu cutter/ pahat. 
jenisnyapun beragam sesuai kebutuhan di setiap prosesnya.

nah bagaimana...? masih tertarik dengan informasi mesin ini? masih banyak yang harus di pelajari. untuk untuk itu kunjungi terus blog sederhana ini ya... jangan lupa tinggalkan jejak kalian di komentar.
ini ada sedikit video penampakan cara bubut sederhana, bisa kunjungi chanel saya disini 
https://www.youtube.com/channel/UCvAonILTUGSiMfX1PSh-K1w

saya yakin tulisan ini masih jauh dari sempurna, saran dan kritik sangat diperlukan untuk kebaikan blog ini. CMIIW

semoga bermanfaat





Wednesday, 25 November 2015

Mesin Milling/ Frais

Hallo kawan teknik, apa kabar kalian semua? pada postingan kali ini belajar teknik akan berikan sedikit pengetahuan tentang teknik permesinan.

mungkin kawan-kawan/ adik-adik yang masih di bangku SMK kususnya bidang permesinan bisa mendapatkan sedikit informasi dari sini, yah... sekedar tambahan pengetahuan. apa saja sih mesin yang di butuhkan atau apa saja mesin yang perlu di pelajari dalam dunia kalian?

dalam dunia teknik mesin ada beberapa mesin yang harus kalian ketahui.

1. Mesin Milling/ Frais

prinsip dasar kerja mesin ini adalah untuk pemotongan benda kerja yang diam dengan meja yang bergerak menuju alat potong yang berputar. tujuanya adalah untuk  menhasilkan benda kerja dengan permukaan yang rata atau bentuk bentuk lain yang spesifik (profil, radius, silindris, dan bentuk lainya)

gerakan gerakan pada mesin ini ada 3 yaitu

1. Gerakan utama
gerakan berputarnya alat potong pada spindle utama. satuan yang di gunakan adalah (rpm)  rotasi per menit. dan simbolnya adalah (n)

2. Gerakan pemakanan (Feeding)
gerakan benda kerja pada saat proses pemotongan. satuan yang di gunakan adalah mm/menit dan simbolnya adalah (s)

3. Gerakan setting (depth off cut)
gerakan mendekatkan benda kerja dengan alat potong. satuan yang di gunakan adalah mm dan simbolnya adalah a/t

Prinsip pemotongan pada mesin Milling:

1. Pemotongan face cutting
pemotongan benda kerja dengan menggunakan sisi potong bagian depan (face) dari alat potong (cutter)

2. Pemotongan side cutting
pemotongan dengan menggunakan sisi potong bagian samping (side) dari alat potong (cutter). pemotongan jenis ini juga di bedakan menjadi 2 bagian.

a. Pemotongan climbing
pemotongan benda kerja dengan arah putaran alat potong searahdengan gerakan benda kerja. hal ini sangat tidak di sarankan karena dapat merusak alat potong (cutter)

b. Pemotongan conventional
pemotongan benda kerja dengan arah putaran alat potong berlawan dengan gerakan benda kerja. ini adalah pemotongan yang benar

nah... itu adalah sedikit informasi tentang mesin milling. dan masih ada banyak lagi mesin mesin yang akan kita bahas di sini. ada mesin bubut, surface grinding, silinder grinding, EDM dan masih banyak lagi.
untuk itu tetap kunjungi blog ini ya....

semoga bermanfaat.